Cara Melawan Lupa Saat Ujian

“24 Hours after learning something, we forget two-thirds of it.” – Herman Ebbinghaus

Kalimat “Tidak usah belajar, nanti juga lupa.”, tidak seluruhnya salah. Bagian tidak usah belajar tentu salah, tapi bagian lupanya itu yang benar adanya. Seringkali kita sudah belajar, tapi pada saat ujian selalu ada potongan memori yang hilang dari ingatan. Hal tersebut wajar, sangat wajar malah. Memori manusia tidak bertahan lama jika tidak ada pengulangan dalam pembelajaran. Pertanyaannya, berapa kali dan kapan sebaiknya kita perlu mengulang belajar? Untuk menjawabnya, buka laci meja belajar dan kita naik mesin waktu.

Doraemon's time machine

Gambar 1. Menuju Inggris Abad 19!

Pertanyaan tersebut membawa kita ke Inggris di abad 19. Hermann Ebbinghaus, seorang kelahiran Jerman, memulai penelitian tentang memori pada dirinya sendiri. Ia membuat daftar kata tidak bermakna yang terdiri dari dua konsonan dan 1 vokal di tengah seperti KAF, BOK, WID, untuk dihapal. Ebbinghaus sengaja memakai kata tidak bermakna agar proses mengingat dimulai dari nol dan tidak terpengaruh oleh ingatan sebelumnya. Setelah selesai dihapal, Ia menguji seberapa banyak Ia mampu mengulang ingatan tersebut dalam rentang waktu 20 menit sampai 31 hari kemudian.

Dari percobaannya, Ebbinghaus mendapatkan hubungan antara retensi memori dengan waktu yang digambarkan dalam bentuk “Forgetting Curve” (Gambar 2).

  1. Forgetting curve bukan berupa garis lurus, tapi eksponensial. Bagian landai di akhir menandakan memori yang disimpan jangka panjang.
  2. 20 menit pertama setelah menghapal adalah saat paling banyak memori dilupakan.
  3. Dalam 1 jam, hampir setengah dari data yang dihapal hilang dari ingatan.
  4. Setelah 24 jam, hampir 2/3 data yang dipelajari sudah dilupakan.

ebbinghauscurve

Gambar 2. Ebbinghaus’ forgetting curve yang memperlihatkan hubungan antara retensi memori dengan waktu. Sumbu Y: retensi memori dalam %. Available from URL: http://www.elearningcouncil.com/content/overcoming-ebbinghaus-curve-how-soon-we-forget

Pada tahun 1885, Ebbinghaus mempublikasikan penelitian tersebut dalam buku “Über das Gedächtnis yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris menjadi “Memory: A Contribution to Experimental Psychology”. Beberapa hasil yang didapat oleh Ebbinghaus selain forgetting curve adalah sebagai berikut:

  1. The spacing effect: proses menghapal menjadi lebih mudah jika materi belajar dibagi menjadi beberapa waktu. Dalam praktiknya, belajar sedikit demi sedikit dalam beberapa hari lebih mudah daripada belajar banyak dalam waktu satu hari.
  2. The serial position effect: data yang ada di bagian awal dan akhir suatu daftar adalah bagian yang paling mudah diingat.
  3. Data yang memiliki makna akan diingat 10 kali lebih lama daripada hal yang bersifat acak atau tidak bermakna. Data yang tidak sekedar dihapal, tapi dibuat asosiasi akan lebih mudah diingat.
  4. Savings: Data yang telah dilupakan dapat dipelajari lagi lebih cepat dibandingkan dengan saat pertama kali dipelajari. Misalnya, saat pertama kali menghapal diperlukan 20 kali pengulangan. Setelah lupa dan dihapal kembali, ternyata hanya perlu 10 kali pengulangan. Saving menandakan adanya residu memori dari pembelajaran sebelumnya.
  5. Mengulang belajar (review) dengan interval waktu yang panjang akan meningkatkan retensi memori (Gambar 3) dengan memperlambat forgetting curve.

forgettingcurvewith_reminders

Gambar 3. Pengulangan belajar akan memperlambat forgetting curve. Available from URL: http://stuff4educators.com/index.php?p=1_100_Long-term-Memory

Satu catatan untuk diperhatikan, Ebbinghaus menggunakan kata yang tidak bermakna sehingga hasil forgetting curve yang terbentuk kemungkinan lebih dramatis daripada menggunakan kata yang memiliki makna. Kata yang memiliki makna dapat diasosiasikan sehingga forgetting curve yang terbentuk kemungkinan lebih baik daripada Gambar 2.

Sebelum kita kembali ke masa kini, ucapkan terima kasih dan kirimkan doa untuk prof Ebbinghaus (wafat tahun 1909) yang telah memperluas wawasan kita. Kalau sudah, mari kita pulang naik mesin waktu. Apa pesan yang bisa kita bawa pulang dari penelitian Ebbinghaus? Ada 4 hal yang bisa kita terapkan untuk memperbaiki metode belajar kita, antara lain:

  1. Manfaatkan spacing effect untuk memudahkan kita menghapal materi.
  2. Gunakan asosiasi dalam proses belajar & aktif berpikir apa, mengapa, dan bagaimana agar memori bertahan lebih lama.
  3. Lakukan pengulangan belajar untuk memperlambat forgetting curve. Secara umum, disarankan melakukan pengulangan belajar selama 30 menit sampai 1 jam setiap hari kerja dan 1,5-2 jam saat weekend. Sebagai tambahan, pengulangan belajar memerlukan waktu yang lebih singkat dibandingkan saat pertama kali belajar (Gambar 4). Lamanya pengulangan tergantung banyaknya materi dan kapan pengulangan dilakukan.

reviewinformation

Gambar 4.  Hari pertama diberikan kuliah selama 1 jam untuk pemahaman materi. Penguasaan materi yang sama dengan hari ke-1 dapat dicapai selama 10 menit pada pengulangan belajar hari kedua, lalu 5 menit pada hari ke-7, dan 2-4 menit pada hari ke-30. Available from URL: https://uwaterloo.ca/counselling-services/curve-forgetting

Setelah melihat penjelasan di atas, cukup terbuka ya wawasan kita mengenai gambaran kemampuan otak dalam belajar dan mengingat. Semoga yang masih sering kebut semalam makin termotivasi untuk berubah. Dan jangan lupa, artikel ini dibaca ulang besok, seminggu kemudian, dan bulan depan agar benar-benar nempel di ingatan x)

 

Referensi:

  1. Landau C, O’Hara S. The psychology book. London: Dorling Kindersley; 2012. p.48-9.
  2. DeLecce T. Hermann Ebbinghaus on memory & illusion: experiment, lesson, & quiz [cited 2014 June 29]. Available from URL: http://education-portal.com/academy/lesson/hermann-ebbinghaus-on-memory-illusion-experiment-lesson-quiz.html#lesson
  3. Human memory, Hermann Ebbinghaus. [cited 2014 June 29]. Available from URL: http://users.ipfw.edu/abbott/120/Ebbinghaus.html
  4. Cherry K. Forgetting: when memory fails [cited 2014 June 29]. Available from URL: http://psychology.about.com/od/cognitivepsychology/p/forgetting.htm
  5. Hermann Ebbinghaus. [cited 2014 June 29]. Available from URL: http://en.wikipedia.org/wiki/Hermann_Ebbinghaus#cite_note-Thorne_.26_Henley.2C_2005-6
  6. Overcoming the Ebbinghaus curve – how soon we forget. [cited 2014 June 29]. Available from URL: http://www.elearningcouncil.com/content/overcoming-ebbinghaus-curve-how-soon-we-forget
  7. Long-term memory. [cited 2014 June 29]. Available from URL: http://stuff4educators.com/index.php?p=1_100_Long-term-Memory
  8. Curve of forgetting. [cited 2014 July 1]. Available from URL: https://uwaterloo.ca/counselling-services/curve-forgetting
  9. Download link “Memory: A Contribution to Experimental Psychology” Hermann Ebbinghaus (1885), Translated by Henry A. Ruger & Clara E. Bussenius (1913):  http://nwkpsych.rutgers.edu/~jose/courses/578_mem_learn/2012/readings/Ebbinghaus_1885.pdf

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: