Cara Ampuh Atasi Marah Dan Sedih

Tulisan ini diambil dari twitter @yusufbahasoan

  1. Sebentar lagi udah mulai bulan puasa, sudah siap lahir batin? Siap menahan marah sepanjang puasa?
  2. Butuh keahlian utk menahan marah saat puasa. Jangan sampai macet, stresor kerja, atau rekan kerja yg nyebelin mengganggu puasa kita.
  3. Dalam keadaan stres atau ingin marah, mana yg lebih baik: mengeluarkan kemarahan, mendiamkan, atau mengalihkan?
  4. Nah untuk mengatasi stresor & pemicu marah, gua mau share cara yg top dari buku “59 Seconds”-nya Richard Wiseman. Ini buku super keren lah.
  5. Dahulu, ada saran utk melepas marah dpt disalurkan ke cara yg lebih dpt “diterima”. Misal, mukul bantal atau berteriak. Apakah itu efektif?
  6. Utk menjawabnya, kita bisa simak penelitian Brad Bushman dari Iowa State University yg membandingkan dua kelompok yg didera kekesalan.
  7. Bushman dlm penelitiannya mengumpulkan 600 siswa utk menulis esai ttg aborsi yg kemudian diberi nilai jelek + komentar negatif.
  8. Esai dgn nilai jelek & komentar negatif tsb dibagikan kembali & membuat siswa merasa kesal. Kemudian, mereka dibagi 2 kelompok.
  9. Image
  10. Kelp 1 diberi sarung tinju, foto penilai esai, & sansak utk menyalurkan kekesalannya. Kelp 2 diminta duduk di ruang sunyi selama 2 menit.
  11. Setelah itu, kedua kelompok mengisi kuesioner yg menilai mood mereka & melakukan permainan berpasangan yg ada menang-kalahnya.
  12. Pemenang permainan berpasangan diminta membuat bising yg keras di depan wajah peserta yg kalah.
  13. Hasilnya? Kelp 1 yg menyalurkan kekesalan dgn agresif mendapat mood yg lebih buruk & membuat bising yg lebih keras saat permainan.
  14. Dari penelitiannya, Bushman berpendapat: mengeluarkan kekesalan tdk memadamkan api, tapi justru menambahkan bensin.
  15. Berhubung mengeluarkan kemarahan tdk memperbaiki mood, apa alternatif lebih baik yg bisa dilakukan?
  16. Cara simpel meredam marah adl melakukan hal lain yg jauh dari kondisi marah: nonton film lucu, main kucing, buka 9gag, have fun!
  17. Mendistraksi diri dari sumber stres jg bisa dilakukan agar mood membaik. Misal dgn exercise, jalan-jalan, main games, & hal lain yg disukai.
  18. Untuk mengatasi bad mood karena hal rutin seperti macet/rekan yg nyebelin, kita dapat mendistraksi pikiran dari sumber masalah.
  19. Untuk masalah yg serius seperti ditinggal orang terkasih, terkena penyakit, atau musibah, mendistraksi pikiran mungkin tidak cukup.
  20. Buat yg mau move on dari rasa sedih atau stres, bisa dicoba hasil penelitian Michael McCullough dari University of Miami.
  21. Dalam penelitiannya, McCullough mengumpulkan 300 siswa yg diminta mengingat saat2 mereka diperlakukan buruk oleh orang lain.
  22. 300 siswa yg kembali teringat masa2 buruk dlm hidupnya tsb lalu dibagi 3 kelompok:
  23. Image
  24. Kelompok 1 diminta menceritakan kejadian buruk yg menimpanya dgn detil & bagaimana hal itu berefek negatif pd hidupnya.
  25. Kelompok 2 diminta menceritakan kejadian buruk dgn detil, tapi fokus bagaimana hal itu berefek positif, menjadikan lebih kuat & bijak.
  26. Kelompok 3 hanya diminta untuk menceritakan apa saja rencana kegiatan yang akan dilakukan keesokan harinya.
  27. Di akhir penelitian, setiap siswa mengisi kuesioner yang menilai pikiran & perasaannya terhadap orang yg membuatnya kesal.
  28. Hasilnya: kelompok yang berpikir positif lebih mampu mengatasi marahnya, memberi maaf, & kurang memikirkan balas dendam.
  29. Hasil penelitian itu sejalan dgn pemikiran Viktor Frankl, seorang psikiatri dgn spesialiasi pencegahan bunuh diri & terapi depresi.
  30. “Suffering ceases to be suffering at the moment it finds a meaning” – Viktor Frankl
  31. Menurut Frankl, kita memiliki kendali atas peristiwa yg menyakitkan karena kita yg menentukan bagaimana peristiwa tsb membentuk diri kita.
  32. Masih menurut Frankl, suatu penderitaan dapat terlihat berbeda, tergantung interpretasi kita terhadap kejadian tersebut.
  33. Saat kesedihan datang, luangkan waktu b’pikir positif: apakah kita menjadi lebih kuat/bijak, pemaaf, lebih menghargai hidup & aspek2nya.
  34. Mendapatkan makna dari suatu kesedihan adl hal yg perlu dieksplorasi, bukan didapat secara kebetulan, dan harus ditelusur oleh diri sendiri.
  35. Dari Michael McCullough & Viktor Frankl kt m’dapat pesan bahwa perspektif b’pikir ikut menentukan keberhasilan move on aka mind over matter.
  36. “Suffering & sadness are natural & essential parts of our life, & are also important because they lead to psychological growth” – Rollo May
Iklan

2 komentar

  1. Terima kasih atas artikel2 nya. Bermanfaat. Keep writing.

    1. Thank you 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: