Apa Saja Penyebab Anemia?

Dok, kenapa Hb saya rendah? Padahal, saya bahkan minum suplemen zat besi.

Menjawab pertanyaan di atas susah-susah gampang karena meski tahu jawabannya, belum tentu mudah diutarakan dalam bahasa umum. Namun, pertanyaan tersebut bisa benar-benar susah dijawab, jika tidak paham betul proses terjadinya anemia. Untuk dapat menjawabnya secara lancar nan elegan kita perlu tahu apa itu anemia, proses pembentukan eritrosit, dan kemudian hal-hal yang menyebabkan anemia.

Apa itu anemia?

Anemia adalah keadaan kurangnya eritrosit atau hemoglobin (Hb) untuk menstranspor oksigen ke jaringan-jaringan tubuh. Oksigen dalam tubuh diperlukan untuk proses metabolisme yang memproduksi energi. Oleh karena itu, pasien anemia akan merasa cepat lelah atau mudah mengantuk. Dari pemeriksaan fisis, pasien anemia tampak pucat. Dari pemeriksaan laboratorium, anemia ditandai oleh kadar hemoglobin (Hb) yang rendah.

Bagaimana Proses Pembentukan Eritrosit?

Pada Gambar 1 dapat dilihat pembentukan eritrosit di sumsum tulang. Sel induk dari eritrosit akan membelah dan mengalami pematangan inti sel dan sitoplasma untuk membentuk eritrosit. Pematangan inti sel membutuhkan vitamin B12 dan folat, sedangkan pematangan sitoplasma membutuhkan zat besi, protoporfirin, & protein globin untuk membentuk hemoglobin. Pada keadaan normal, satu sel induk akan menghasilkan 32 eritrosit.

Eritropoiesis

Gambar 1. Pembentukan eritrosit di sumsum tulang.

Pada Gambar 2 dapat kita lihat bahwa pembentukan eritrosit dipengaruhi oleh kadar oksigen darah, sensor oksigen, dan hormon eritropoietin. Jika oksigen dalam darah berkurang, sensor oksigen akan menginisiasi produksi hormon eritropietin oleh sel ginjal. Hormon eritropoietin berfungsi untuk merangsang pembelahan sel induk dari eritrosit.

Epo

Gambar 2. Regulasi pembentukan eritrosit.

Bagaimana Proses Pembentukan Hemoglobin?

Pada Gambar 3 dapat dilihat bahwa pembentukan hemoglobin memerlukan besi (Fe), protoporfirin, dan rantai globin (protein). Proses pembentukan hemoglobin melalui tahapan berikut:

1. Besi dari sirkulasi darah masuk ke sitoplasma eritrosit,

2. Di sitoplasma, besi akan masuk ke mitokondria lalu diinkorporasikan ke protoporfirin untuk membentuk heme. Lalu, heme dikeluarkan ke sitoplasma,

3. Heme di sitoplasma akan digabung dengan protein globin membentuk hemoglobin.

Pembentukan Hb

Gambar 3. Proses pembentukan hemoglobin.

Penyebab Anemia

Berdasarkan proses terjadinya, penyebab anemia dapat dikelompokkan menjadi

1. Penurunan produksi eritrosit,

2. Gangguan perkembangan eritrosit, dan

3. Peningkatan kematian eritrosit/perdarahan.

1. Penurunan Produksi Eritrosit

– Penurunan jumlah sel induk karena kematian sel yang disebabkan reaksi autoimun, radiasi, kemoterapi, zat kimia toksik.

– Infiltrasi sumsum tulang oleh leukemia atau metastasis kanker yang menekan sel induk eritrosit.

– Penurunan eritropoietin (epo) akibat penyakit ginjal kronik. Selain itu, penurunan epo juga dapat disebabkan oleh sitokin IL-1 pada penyakit inflamasi kronik.

– Anemia yang disebabkan oleh penurunan produksi eritrosit ditandai oleh jumlah retikulosit yang menurun.

2. Gangguan Perkembangan Eritrosit

– Gangguan pematangan inti sel akibat defisiensi folat atau vitamin B12. Anemia pada defisiensi folat/B12 ditandai oleh ukuran eritrosit yang besar (makrositik). Hambatan pematangan inti mengakibatkan ukuran eritrosit dewasa menyerupai ukuran sel muda yang besar.

– Gangguan pematangan sitoplasma akibat defisiensi besi, penurunan sintesis rantai globin pada thalassemia, gangguan pembentukan heme pada anemia sideroblastik. Kelompok penyakit ini ditandai oleh ukuran eritrosit yang kecil (mikrositik).

3. Peningkatan Kematian Eritrosit atau Perdarahan

Normalnya, usia eritrosit sekitar 120 hari. Kelainan pada intrinsik eritrosit (membran/enzim) atau ekstrinsik (penyakit yang merusak eritrosit) dapat mengakibatkan pemendekan usia eritrosit. Anemia yang disebabkan oleh memendeknya usia eritrosit disebut anemia hemolitik.

– Kelainan membran sel (sferositosis herediter, eliptositosis herediter) mengakibatkan eritrosit menjadi kurang fleksibel dan sulit melintas di mikrosirkulasi limpa sehingga akan difagosit oleh makrofag.

– Kelainan protein membran. Pada penyakit paroxysmal nocturnal hemoglobinuria, eritrosit kehilangan protein membran sel yang berfungsi menangkal komplemen. Akibatnya, eritrosit akan mati karena lisis oleh komplemen.

– Kelainan enzim. Defisiensi G6PD akan mengganggu metabolisme sel yang berkaitan dengan pertahanan terhadap radikal bebas.

– Penyakit/kelainan yang merusak eritrosit: parasit intrasel (malaria), penyakit autoimun, reaksi transfusi.

– Perdarahan internal: perdarahan saluran cerna.

– Perdarahan eksternal: kecelakaan, waktu menstruasi memanjang atau terlalu banyak keluar darah.

Setelah menyimak tulisan di atas, sekarang coba kita jawab perlukah suplementasi zat besi pada pasien anemia? Jawabannya tergantung penyebab anemianya. Jika penyebabnya anemia defisiensi besi, tentu suplementasi besi diperlukan. Pemberian suplementasi besi pada individu dengan kadar besi normal, selain tidak bermanfaat, justru dapat menimbulkan efek yang merugikan, seperti mudah infeksi. Sekarang lebih jelas ya, meski penampakannya sama-sama Hb rendah tapi proses terjadinya berbeda sehingga terapinya juga berbeda. Semoga bermanfaat 🙂

Referensi:

  1. Hoffbrand AV., Moss PAH., Pettit JE. Erythropoiesis and general aspects of anaemia. Essential hematology. 5th ed. Massachusets: Blackwell Publishing; 2006. p.12-27.
  2. McKenzie SB, Otto CN. Introduction to anemia. In: McKenzie SB, Williams JL, editors. Clinical laboratory hematology. 2nd ed. New York: Pearson; 2010.

Artikel terkait:

https://psikoplasma.wordpress.com/2013/08/18/pemantauan-terapi-besi-pada-anemia-defisiensi-besi/

https://psikoplasma.wordpress.com/2014/05/17/pendekatan-diagnosis-anemia-normositik-normokrom/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: