Stop Prokrastinasi, Sekarang! (Bagian 2 dari 3 Tulisan)

Di tulisan pertama telah diuraikan metode penelitian Prof Ariely untuk mengobservasi kecenderungan prokrastinasi pada mahasiswanya, sekarang simak hasilnya.

Oke, berikut hasil penelitian Prof Ariely. Kelas yang mendapat nilai makalah terbaik adalah kelas ke-3 yang diberikan deadline ala diktator. Kelas ke-1 yang diberi pilihan menetapkan deadline menempati posisi tengah. Lalu, jika Anda berhasil menduganya kelas yang mendapat nilai makalah terendah adalah kelas ke-2 yang tidak memiliki deadline. Cocokkah dengan perkiraan Anda?

Apa makna yang tersirat dari penelitan ini? Prof Ariely, memaparkan analisisnya sebagai berikut:

  1. Kelas yang tidak memiliki deadline kemungkinan menunda pekerjaan hingga akhir dan tidak memiliki cukup waktu untuk membuat makalah yang baik.
  2. Kelas yang diberi deadline ketat, dengan jarak antar deadline mencukupi, adalah cara paling efektif untuk menumpas prokrastinasi.
  3. Memberi pilihan pada mahasiswa untuk membuat komitmen deadline-nya ternyata membantu mereka untuk mendapat nilai yang lebih baik.

Pada kelas yang diberi pilihan menetapkan deadline, sebagian mahasiswa menyadari kelemahannya, yaitu menunda pekerjaan. Ketika diberi kesempatan melawannya, mereka membuat deadline berjarak seperti di kelas ke-3. Mahasiswa ini mendapat nilai yang sama baiknya dengan kelas ke-3.

Tapi, di kelas ke-1 ini, tidak semua mahasiswa menyadari kecenderungannya menunda tugas. Apa yang terjadi? Ketika diberi pilihan membuat deadline, mahasiswa ini membuat deadline dengan jarak yang berdekatan. Sebagian kecil bahkan menetapkan deadline yang sama untuk 3 tugas sekaligus. Tanpa adanya deadline yang berjarak, tugas dikerjakan terburu-buru dan hasilnya tidak memuaskan. Inilah yang menurunkan rerata nilai kelas ke-1 sehingga tidak sebaik kelas ke-3.

Dengan membandingkan ketiga kelas tersebut, dapat dikatakan bahwa individu yang menyadari kecenderungan prokrastinasi berada pada posisi yang lebih baik dibandingkan individu yang tidak menyadarinya.

Meskipun menetapkan deadline dengan cara diktator memberi hasil terbaik, Prof Ariely berpendapat cara tersebut tidak selalu dapat dilakukan atau diharapkan. Cara lain, yaitu memberi pilihan deadline memang bukan yang terbaik, tapi cara ini dapat membantu individu membuat pilihan ke arah yang lebih baik. Dan lagipula, siapa sih yang suka pemimpin diktator?

Bagaimana tips mengatasi prokrastinasi dalam kehidupan kita? Anda dapat cek di tulisan bagian ke-3.

 

Artikel terkait:

https://psikoplasma.wordpress.com/2012/08/22/stop-prokrastinasi-sekarang-bagian-3-dari-3-tulisan/

https://psikoplasma.wordpress.com/2012/08/19/stop-prokrastinasi-sekarang-bagian-1-dari-3-tulisan/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: